Teman yang baik tidak akan membiarkanmu melakukan hal-hal bodoh sendirian. Kalau teman satu kos yang baik, pastinya tidak akan membiarkanmu membayar kos sendirian.
Episode kedua seri Mimpi Metropolitan berjudul "Latihan Ketawa Bawa Masalah". Episode ini pertama ditayangkan pada 21 Agustus 2018. Pada episode ini, Bambang, Alan dan Prima mencari cara untuk mengganti tas Mami Bibir yang mereka rusak. Sementara itu, Melani meminta Mami Bibir mengirim orang untuk menjadi penonton bayaran di Alexi Show dan Pipin mulai bekerja sebagai pembantu di rumah Mami Bibir.
Sinopsis[]
Berlanjut dari episode sebelumnya, Mami Bibir mengambil kembali tasnya dari Prima, Bambang dan Alan. Mami marah karena mereka merusak tasnya, menyebut tasnya berharga 15 juta dan menuntut mereka menggantinya dengan tas baru. Selain itu, sampai mereka bertiga bisa mengganti tasnya, Mami Bibir menyuruh mereka untuk selalu siap menjadi ekstras apabila dipanggil.
Di tempat tata rias Hits TV, produser memberitahu Alexi dan ibunya bahwa acara Alexi Show sedang mendapat respons yang negatif dari penonton. Produser menilai ini disebabkan Alexi tidak dapat menguasai keadaan. Untuk menghidupkan suasana, Melani menyarankan Alexi berimprovisasi yang sesuai dengan konteks. Masalahnya improvisasi Alexi tidak lucu. Ketika Melani mengarahkan para penonton bayaran di studio untuk tertawa, mereka enggan melakukannya karena Alexi tidak lucu. Setelah hampir bertengkar dengan Alexi karena komentar tersebut, para penonton bayaran memilih untuk pergi saja.
Ketika Mami Bibir menelepon mereka untuk syuting adegan tawuran, Bambang, Alan, dan Prima segera meninggalkan pekerjaan mereka dan ikut syuting. Saat syuting, adegan tawurannya begitu realistis sampai-sampai satu pukulan yang mengenai Alan membuat Alan pingsan. Setelah Alan sadar, Alan, Bambang, dan Prima langsung diberi bayaran dan diminta tidak meneruskan syuting. Alan dan Prima kemudian bertengkar karena membanding-bandingkan pekerjaan menjadi ekstras dengan berjualan DVD bajakan.
Bambang dan Prima lalu pergi ke tempat belanja untuk membeli makanan karena Prima sedang tidak bisa meminta makanan dari Alan. Saat menunggu Prima keluar, Bambang melihat uang yang didapat tukang parkir dan mendapat ide untuk menjadi tukang parkir.
Di depan rumah Mami Bibir, Mami yang baru pulang didatangi oleh Saodah dan Pipin. Saodah memperkenalkan keponakannya kepada Mami dan menawarkan Pipin menjadi pembantu rumah tangganya Mami. Ketika bekerja di rumah Mami, Pipin mencoba menghibur Mami yang masih sedih karena tasnya rusak. Di tengah-tengah obrolan mereka, Mami memberitahu Pipin bahwa tasnya sebenarnya "KW premium" dan harganya di bawah satu juta. Mami lalu meminta Pipin merahasiakannya.
Setelah Bambang pulang, Bambang dan Alan bertemu dengan Pipin. Bambang berkenalan dengan Pipin, sedangkan Alan dan Pipin membicarakan muka Alan yang lebam karena syuting sinetron Ada Azab Dibalik Cerita (AADC) tadi. Bambang lalu menelepon ayahnya, berbicara tentang kemajuan Bambang dalam mencari kampus dan mengantarkan pesan ayahnya ke Mba Zaenab.
Lalu malamnya saat Bambang, Alan dan Prima makan, Bambang melihat kembali uang yang dia dapatkan dari menjadi ekstras. Prima dan Alan jadi teringat saat mereka pertama kali mendapat uang hasil usaha sendiri. Setelah dibujuk oleh Bambang, Prima dan Alan saling meminta maaf.
Sementara itu di rumah Mami, Mami Bibir menyetujui permintaan Melani untuk mengirim orang untuk menjadi penonton Alexi Show. Melani punya satu permintaan yaitu penonton dari agensi Mami harus tertawa meskipun Alexi tidak lucu.
Kembali ke kos putra, Bambang menggunakan kaleng rengginang yang Topan berikan untuk menyimpan patungan dirinya, Alan, dan Prima. Di toko daring, Prima menemukan tas yang mirip tas Mami seharga 75 ribu rupiah. Sebelum mereka bisa mendiskusikannya, Mami Bibir datang untuk menyuruh Prima, Alan dan Bambang menjadi penonton bayaran Alexi Show. Mami juga menyuruh mereka bertiga latihan tertawa agar bisa tertawa apa pun yang Alexi katakan.
Besok paginya, Alan mengobrol dengan Pipin yang sedang bekerja di halaman kos putra. Saodah memergoki mereka lalu memberi tahu Mami Bibir bahwa dia khawatir Pipin digoda oleh Alan. Sementara itu, Bambang datang ke toko yang kemarin dan mencoba menjadi tukang parkir, tetapi diusir oleh tukang parkir yang bekerja di sana. Saat pulang, Bambang bertemu Pipin yang menitipkan paket untuk Prima. Sementara Alan pergi berjualan DVD bajakan di terminal. Alan memutuskan pergi setelah menyadari ada spanduk anti pembajakan di sana. Dan di lokasi syuting, Prima diminta mengantarkan orang yang mau mengambil baju laundry untuk syuting. Di tengah-tengah kegiatan mereka, Bambang, Alan dan Prima terus tertawa sendiri, membuat bingung orang yang melihat mereka.
Saat waktunya syuting Alexi Show, Bambang, Alan, dan Prima datang ke studio. Prima menjelaskan bahwa paket yang Pipin titipkan berisi tas untuk Mami Bibir. Saat waktunya rekaman, hasil latihannya terlihat. Bambang bisa tertawa sendiri meskipun lelucon Alexi tidak lucu, membuat penonton bayaran lainnya ikut tertawa.
Selepas syuting, Prima dan Bambang memberikan tas yang mereka beli kepada Mami, tetapi Mami menolaknya karena tas tersebut tergolong KW yang buruk. Di kamar, Alan memberitahu Bambang bahwa mereka harus sudah mulai membayar kos dengan harga untuk dua orang (Rp900.000), biaya yang bisa dibagi dua sama besar. Akan tetapi, Bambang sudah tidur dan tanpa sadar mengiyakan permintaan Alan untuk membayar sebesar harga untuk sendiri (Rp700.000).
Rangkaian kredit[]
Di balik layar dari adegan:
- Adegan Mami menuntut Bambang, Prima dan Alan selalu siap menjadi ekstras apabila dipanggil
- Adegan Saodah memperkenalkan Pipin ke Mami
- Adegan Mami menyuruh Prima, Alan dan Bambang bersiap menjadi penonton bayaran Alexi Show
- Adegan Bambang memberi tahu Pipin bahwa mencari uang itu susah
- Ada suara pesawat saat adegan Alan pagi-pagi bertemu Pipin
Karakter[]
Kredit[]
- Sakurta H. Ginting sebagai Prima Irama
- Rifat Sungkar sebagai Penggalan Reformasi
- Madkucil sebagai Bambang Soedarmo
- TJ Ruth sebagai Sofia Helena
- Faradilla Yoshi sebagai Melani Agustin
- Rurin Nirmala sebagai Pipin Komariah Husnawati
Lain-lain[]
- Ekstras laki-laki yang tidak jantan
- Alexi
- Mommy Alexi (debut)
- Produser Alexi Show (debut)
- Orang-orang di terminal
- Penonton bayaran Alexi Show yang lama (debut)
- Ekstras adegan tawuran
- Sutradara AADC
- Saodah (debut)
- Nita
- Tukang parkir (debut)
- Topan Aditya (debut)
- Kru yang ingin mengambil baju laundry (debut)
- Penonton bayaran Alexi Show (debut)
- Kru Alexi Show (debut)
- Ami, bintang tamu Alexi Show (debut)
Musik[]
Lagu latar[]
Lagu | Artis | Adegan |
---|---|---|
Lagu tema instrumental | "Episode Sebelumnya": Bambang bertemu Alan dan Prima; Alan bertemu Pipin | |
"Burlesque" | Pure Energy Crew | "Episode Sebelumnya": Bambang bertemu Melani dan Mami Bibir |
"Hide and Seek" | David Vanacore, Matt Koskenamki | "Episode Sebelumnya": Bambang, Alan, dan Prima tidak sengaja merusak tas Mami Bibir |
"Suicide Apparatus" | VHPR | "Episode Sebelumnya": Mami Bibir meminta Prima mengembalikan tasnya |
"Gentle Persuasion" | Keith Beauvais | Prima, Alan, dan Bambang menjelaskan bagiamana tas Mami Bibir bisa rusak; Mami Bibir menuntut mereka bertiga mengganti tasnya |
Lagu tema instrumental | Intro | |
"Scary Movie Night" | Jake Rousham, James Wordsworth, John Westbourne | Mami Bibir mengatakan bahwa tasnya berharga 15 juta |
"Happy Walrus" | Andrew Kaiser, David Vanacore | Melani memberikan skrip Alexi Show ke Alexi dan berkenalan dengan ibunya Alexi |
"Tampering" | David Vanacore, Keith Horn | Bambang bilang Alan akan jual DVD dan Prima akan jual motor demi mengganti tas Mami; Mami menyuruh Bambang, Alan, dan Prima selalu siap menjadi ekstras sampai tasnya diganti; Prima dan Alan bertengkar tentang siapa yang pekerjaannya alay |
"Slo Mo Trike Derby" | Three Ingredients or Less | Produser memberi tahu Alexi bahwa komentar di media sosial tentang Alexi Show cenderung negatif |
"A Simple Plan" | Anders Lewen | Melani mengusulkan Alexi improvisasi yang sesuai konteks |
"Day of the Dog" | Matt Haick VideoHelper |
Mami Bibir menelepon Prima, Alan, dan Bambang agar bersiap menjadi ekstras untuk adegan tawuran |
"Spring Sprung" | Three Ingredients or Less | Setelah iklan pertama |
"Dark Zone" | Richard E. Wells, Robert J. Foster | Membangun ketegangan saat syuting adegan tawuran |
"Summer Rain" | Mike Reed, Tony Lewis | Syuting adegan tawuran dimulai; Saodah memperkenalkan Mami Bibir dengan Pipin |
"Gotcha" | Brian Randazzo VideoHelper |
Alan mengancam akan menghajar lawan mainnya di adegan tawuran, tetapi malah Alan yang terserang dan pingsan |
"Mr Marvellous" | Billy Baylis, Simon Stewart | Alan menyatakan ke Prima bahwa "bendera perang" antara mereka telah berkibar |
"Honolulu Bay" | Samuel Sutton | Bambang memberi tahu Prima bahwa Prima tidak boleh bertengkar dengan Alan lebih dari tiga hari |
"Whim When Does" | Vik Sharma | Mami Bibir dan Pipin membicarakan tas Mami yang harganya rupanya tidak sampai satu juta |
"Retro Chic" | Robert Foster | Bambang memperhatikan uang yang didapat tukang parkir |
"Oh Dear" | Robert Foster | Prima membayar tukang parkir hanya seribu dengan alasan Bambang juga menjaga motornya |
"Slo Mo Trike Derby" | Three Ingredients or Less | Bambang menirukan Alan yang sedang duduk di depan kos |
"Bop Don't Stop" | Rob Bagshaw, Emily Taylor | Bambang memperkenalkan diri ke Pipin |
"Tampering" | David Vanacore, Keith Horn | Alan memberi tahu Pipin bahwa dia syuting di Ada Azab Dibalik Cerita |
"Spring Sprung" | Three Ingredients or Less | Setelah iklan kedua |
"A Love Wish" | Russ Landau | Bambang melihat uang penghasilan pertamanya di Jakarta sehingga Alan dan Prima jadi nostalgia; Alan dan Prima saling bermaafan |
"Slo Mo Trike Derby" | Three Ingredients or Less | Topan menawarkan makanan dalam kaleng ke Bambang, rupanya isinya hanya rengginang; Bambang meminta kalengnya saja untuk dijadikan tempat menabung uang untuk mengganti tas Mami Bibir |
"Happy Walrus" | Andrew Kaiser, David Vanacore | Prima menemukan tas murah yang mirip tas Mami Bibir di toko daring |
"Tampering" | David Vanacore, Keith Horn | Mami Bibir menyuruh Bambang, Alan, dan Prima mulai berlatih tertawa untuk rekaman Alexi Show besok |
"Spring Sprung" | Three Ingredients or Less | Setelah iklan ketiga |
"Hippy Funk" | Jake Rousham, Tristan Banks | Prima dan Bambang berlatih tertawa saat masuk/keluar kamar mandi sehingga Topan bingung |
"Retro Chic" | Robert Foster | Alan dan Prima melihat Pipin sedang bersih-bersih di halaman kos |
"Hide and Seek" | David Vanacore, Matt Koskenmaki | Bambang mencoba bekerja menjadi tukang parkir |
"Cream Tea" | Mike Reed, Tony Lewis | Saodah mengadukan Alan ke Mami Bibir karena menggoda Pipin; Bambang pergi karena diusir oleh tukang parkir yang biasa |
"Bet You Can't" | Daniel Farrant, James Knight | Prima setuju untuk mengantarkan kru yang ingin mengambil laundry; Alan berjualan di terminal dan diberi tahu soal plang anti pembajakan yang ada tepat di atasnya; Prima dan mbak yang diantar tukar posisi karena Prima keberatan baju laundry; Alan teringat bahwa dia disuruh latihan tertawa |
"Whim When Does" | Vik Sharma | Bambang tertawa sendiri sehingga Pipin ngeri |
"Spring Sprung" | Three Ingredients or Less | Setelah iklan keempat |
"When Day Becomes Night" | Three Ingredients or Less | Alan menghitung uangnya yang tidak cukup untuk modal ataupun uang kos |
"Whim When Does" | Vik Sharma | Mami Bibir menjelaskan "KW premium" ke Prima dan Bambang |
"Tampering" | David Vanacore, Keith Horn | Prima mengancam tidak membolehkan Bambang dan Alan meminjam motornya apabila mereka tidak patungan tas KW |
"Run Ethan Run!" | Sam Cardon | Bambang mengigau mengiyakan permintaan Alan untuk membayar 700 ribu dari uang kos mereka, kutipan akhir |
Lagu tema instrumental | Kredit penutup |
Lagu lain[]
Lagu | Artis | Keterangan |
---|---|---|
"Diatas Normal" | Peterpan | Dinyanyikan Alan saat Bambang dan Prima tidak jadi memberikan Mami Bibir tas KW |
Trivia[]
- Ini adalah satu-satunya episode yang memiliki intro. Intro tersebut memperkenalkan keenam karakter utama dan pemerannya.
- Dalam intro, nama Madkucil disebut "Madkucil Gandeng", Faradilla Yoshi dieja "Faradhilla Yoshi", dan Rurin Nirmala dieja "Rurin Nurmala".
- Intro ini tidak ditampilkan di versi NETVERSE.
- Promo pertama seri menampilkan adegan Prima menjadi tukang ojek dan adegan Bambang menjadi tukang parkir di lapangan. Ada kemungkinan adegan-adegan tersebut berasal dari episode ini, mengingat mereka ditampilkan bersama adegan Alan berjualan DVD bajakan dan pekerjaan Bambang sesuai dengan cerita episode ini. Namun, ada masalah kontinuitas, yaitu pakaian Prima dan Bambang di adegan-adegan tersebut tidak cocok dengan pakaian mereka dalam episode ini.
Kronologi[]
- Daftar hari:
- Hari ke-1: hari syuting AADC; Pipin mulai bekerja menjadi pembantu; Melani meminta Mami Bibir mengirim penonton bayaran
- Episode ini diawali pada hari yang sama dengan hari terakhir di episode sebelumnya.
- Hari ke-2: hari syuting Alexi Show
- Pada hari ini, Saodah secara eksplisit menyebut Pipin sudah bekerja selama satu hari.
- Hari ke-1: hari syuting AADC; Pipin mulai bekerja menjadi pembantu; Melani meminta Mami Bibir mengirim penonton bayaran
Referensi[]
Pranala luar[]
- Tonton episode di YouTube
- Tonton episode di NETVERSE
Episode | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 |
40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 |
53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 |